Hari Kesaktian Pancasila
Sukandar 01 Oktober 2026 10:28:12 WIB
Hari Kesaktian Pancasila adalah hari nasional di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967. Ini terjadi setelah Peristiwa Gerakan 30 September yang lebih dikenal sebagai G30S atau G30S/PKI. Menurut Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tanggal 17 September 1966 (Kep 977/9/1966). Berdasarkan surat tersebut awalnya 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila harus diperingati oleh TNI Angkatan Darat.
Pada 24 September 1966, Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian mengusulkan agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh jajaran Angkatan Bersenjata. Selanjutnya, dalam Keputusan Nomor (Kep/B/134/1966) tanggal 29 September 1966, Jenderal Soeharto selaku Menteri menerbitkan Keputusan Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh orde Angkatan Bersenjata. Dengan surat tersebut, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober diperingati oleh seluruh komponen pemerintahan. Makna Hari Kesaktian Pancasila adalah untuk mengenang peristiwa sejarah G30S/PKI dan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hari Kesaktian Pancasila dipahami sebagai momentum untuk menegaskan kembali kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi nasional, dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Istilah “kesaktian” digunakan untuk menggambarkan kemampuan Pancasila bertahan sebagai landasan negara meskipun Indonesia pernah menghadapi berbagai tantangan politik dan ideologis sepanjang sejarahnya. Dalam pengertian tersebut, kesaktian tidak dimaknai secara harfiah, melainkan sebagai simbol keteguhan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Peringatan ini juga mengandung pesan mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Sejak awal kemerdekaan, Indonesia terdiri atas berbagai kelompok etnis, agama, bahasa, dan budaya yang tersebar di wilayah kepulauan yang luas. Dalam kondisi tersebut, Pancasila dipandang sebagai titik temu yang memungkinkan seluruh unsur masyarakat hidup bersama dalam satu negara yang berdaulat. Oleh sebab itu, Hari Kesaktian Pancasila sering dikaitkan dengan semangat persatuan nasional dan penghargaan terhadap kebinekaan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA KABUPATEN GUNUNGKIDUL
- Hari Kesaktian Pancasila
- Pembangunan Talud Pengaman Jalan di Padukuhan Baran Tingkatkan Keamanan dan Ketahanan Infrastruktur
- Sosialisasi Jasa Raharja dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Digelar di Klinik Wizula Kalurahan Salam
- Kewenangan Pemerintah Kalurahan dalam Penentuan Penerima Bansos
- LATBER TRAIL IOF 2x1 BAKSOS ROTI-G DIGELAR DI BARAN SALAM, PATUK
- PEMBAGIAN BERAS CPP
Padukuhan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












