Pelatihan Kader KPM
sukandar 27 Februari 2020 12:11:01 WIB
Salam_SID. Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Stunting diakibatkan oleh banyak faktor seperti ekonomi keluarga, penyakit atau infeksi yang berkali-kali. Kondisi lingkungan, baik itu polusi udara air bersih bisa juga mempengaruhi stunting.
Masalah stunting ini juga menjadi salah satu permasalah yang di hadapi semua Desa, karena sesuai data dari dinas kesehatan Gunungkidul angka stunting di semua Desa masih tergolong tinggi. Banyak usaha yang telah di berikan pemerintah pusat, propinsi, daerah bahkan sampai tingkat desa untuk mengatasi stunting ini. Dari pemerintah pusat misalnya dengan program PKH, BPNT, PAMSIMAS, dari pemerintah daerah seperti stimulan jamban sehat, KIS APBD dan dari pemerintah Desa seperti Pemberian PMT Balita dan siswa PAUD, Insentif kader Posyandu dan program pelatihan bagi kader.
Dalam APBDes 2020 terdapat program Pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM) yg baru saja terlaksana pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2020 kemarin, Program ini seharusnya sudah dijalankan pada tahun 2019 kemarin, tapi karena keterbatasan anggaran, maka baru bisa terlaksana tahun ini. Pelatihan ini di tujukan kepada kader Posyandu dari masing-masing padukuhan. Masing masing padukuhan diwakili empat orang kader, Pelatihan dengan narasumber dari UPT Puskesmas Patuk Satu di wakili ibu Siti Mutmainah dan dari Pendamping Desa oleh Bapak Yulianto, Pak Wiwin dan Bu Isma.
“Kriteria stunting tidak mudah, semoga dengan pelatihan ini kita semua bisa mengerti terkait stunting dan cara penanganannya” Ucap Kades Salam Bapak Drs. Sadjido dalam sambutanya. Untuk kader KPM Tingkat Desa yang akan di berikan SK Kepala Desa yaitu ibu Susilowati dari unsur Posyandu dan ibu Herlina W.A. dari unsur Pendidik PAUD. Kader KPM ini yang nantinya akan merekap semua data konfergensi stunting yang akan di gunakan untuk salah satu syarat pengajuan Dana Desa.
Dalam pelatihan di sampaikan terkait pengertian, penyebab dan cara penanganannya oleh ibu Siti dari Puskesmas Patuk I pada jam pertama, kemudian di jam kedua di sampaikan oleh pendamping Desa mengenai penggunaan karpet pertumbuhan, dan cara mengisi blanko-blanko yang akan di gunakan untuk konfergensi stunting. Dalam pelatihan ini juga dilakukan simulasi penyelesaian soal yang sekiranya nanti akan dihadapi oleh ibu-ibu kader. Pelatihan di tutup dengan goyang bersama-sama untuk hiburan dan peregangan setelah melakukan pelatihan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan Salam Tahun Anggaran 2024
- Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan Salam Tahun Anggaran 2025
- SPPT PBB-P2 2025 SUDAH DIDISTRIBUSIKAN FEBRUARI TAHUN 2025
- Purna Tugas Bapak H. Sunaryanta, S.A.P. sebagai Bupati Ginungkidul 2021-2024
- Selamat & Sukses atas pelantikan Bupati Gunungkidul dan Wakil Bupati Gunungkidul periode 2025-2030
- DTSEN Segera Diluncurkan menggantikan DTKS
- Pemerintah Kalurahan Salam mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446 H